winongo

winongo

Jumat, 03 Mei 2013

 puisi tentang cinta


Semakin dekat semakin melekat, memikat
Menyatukan umat dalam bulan penuh rahmat
Menyingkirkan diri dari dendam kesumat
Selalu siap kapanpun, bila tiba hari kiamat
jalankan perintahnya dengan sangat taat
agar kita bisa selalu di lindungi & selamat
di dunia maupun kelak akhirat
Raa Imvu meminta maaf sebelum terlambat
mohon maaf lahir batin wahai buat semua sahabat
Kamu yang aku kagumi
Kamu yang aku kasihi
Kamu yang aku cintai
Pergi tinggalkan luka di hati ini
karena cinta mu telah terbagi
biar lah air mata ini membasahi pipi
agar kau puas melihat diri ini yg kau lukai
“Andaikata semua kehidupan ini
menyakitkan, maka di luar sana pasti
masih ada sepotong bagian yang
menyenangkan. Kemudian kau akan
membenak pasti ada sesuatu yang
jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa
itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya
yakin , bila tidak di kehidupan ini
suatu saat nanti pasti akan ada yang
lebih mempesona dibanding menatap
sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”
Cintaku bukan tulisan di pasir
Yang dapat hilang di terjang ombak
Tapi cintaku bagaikan karang karang
Yang tak bisa hilang karena ombak air laut
Cintaku bukan tulisan di pasir
Yang dapat hilang di terjang ombak
Tapi cintaku bagaikan karang karang
Yang tak bisa hilang karena ombak air laut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar